بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Terbaru
Menunggu...
Sabtu, 14 Februari 2015

Info Post
Ketemu Di Akun Facebook

Pada suatu ketika disaat aku tengah mengendarai motor bersama temenku . Aku tak sengaja berpapasan dengan seorang gadis yang menari hatiku. Aku terkagum melihat pesona yang ia miliki dan kurasakan benih cinta mulai muncul pada saat itu juga. Ke esok harinya aku bertemu iya kembali dan aku tak mau sia sia kan untuk bisa berkenalan dengan nya. Tapi apa daya baru mau di samperin dia nya tambah jauh *naseb2*. Suatu ketika se pulang sekolah aku dan temanku membututi dia aku pingin tau di mana rumah dia, lagi2 aku gagal, sangat sulit untuk berkenalan dengan nya dan aku berkata dalam hati “siapakah engkau gadis pujaanku”


Setelah lulus SMP akupun tidak perna lagi berjumpa ia kembali. Namun entah apakah ini suratan tangan tuhan aku juga tidak tahu . . . . Karena semua itu adalah rahasia yang kita sendiri tidak tahu akan seperti apa . . . . di saat aku rindu terhadapnya hanya bayangan dan angan saja yang bisa ku visualkan untuk mengenangnya.


Entah ini suatu keberuntungan ataukah memang sudah takdir di saat aku sedang bermain Facebook aku sedang Chat dengan gadis dan ku coba untuk meminta nomer Hp ,ke esok hari nya aku coba hubungi gadis itu gadis itu pun membalas nya dan akupun berkenalan dengan nya, tak kusangka dan tak aku duga gadis itu adalah orang yang selama ini aku cari aku senang,kaget “waaw” hati ini serasah terbang ke angkasa sangat senangnya . Andaikan kata bisa akan ku angkat gunung semeru dan kupersembahkan sebagai tanda cintaku pada nya.


Setelah itu aku kian dekat dengannya aku sering berkomunikasi dengannya.
Pada akhirnya setelah beberapa hari aku mulai mengenak kepribadiannya dan aku beranikan diri untuk mengutarakan perasaanku kepadanya bahwa aku sangat mencintai nya dengan setulus hatiku dan dia pun menjawab jika dia mau menjadi bagian dalam hidupku, sungguh sangat bahagia hatiku. Sangat tak percaya aku gadis yang dulu aku kejar kejar kini menjadi miliku.


Seakan tak rela apabila maut memisahkan kita, walaupun itu hanya sebuah ilustri . . . ,
maklumlah anak mudah, segalanya hanya ingin kesempurnaan. . . . . Sesempurna cinta dan sayangku padanya.
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar